0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wonogiri Ajukan Tambahan Jatah Pupuk Bersubsidi

dok.timlo.net/tarmuji
Persediaan pupuk (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Pemkab Wonogiri melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) mengajukan penambahan jatah pupuk bersubsidi, khususnya jenis Urea dan NPK. Hal ini untuk mengantisipasi adanya permintaan pasar  secara besar-besaran kalangan petani menyusul datangnya awal musim penghujan ini.

“Penambahan kuota pupuk bersubsidi itu meliputi 3 ribu ton jenis NPK dan 500 ton Urea. Dengan jumlah total 3.500 ton,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) TPH Wonogiri, Safuan, Kamis (26/11).

Menurutnya, menjelang musim tanam (MT) I ini daerah Wonogiri mendapat alokasi pupuk 31.700 ton Urea bersubsidi. Namun, sudah terserap 20.437 ton, sehimgga tingga1 1.562 ton.

“Sedangkan jatah Ponska ada 20.050 ton, sudah terserap 17.403 ton,” terangnya.

Terpisah, Kepala Disperindagkop UMKM Wonogiri Guruh Santoso menuturkan, distribusi pupuk bersubsidi di daerahnya cenderung masih stabil atau tidak ada kendala. Bahkan sejauh ini pihaknya juga belum mendapatkan adanya keluhan dari kelompok tani dan petani.

Dikatakan,pihaknya sekitar dua bulan lalu sudah mengingatkan distributor melalui camat agar penebusan pupuk dilakukan lebih awal agar pada saat puncak pemupukan tidak terjadi over sehingga pupuk bersubsidi langka di pasaran.

“Sebenarnya kami sudah imbau bagi distributor hingga pengecer maupun Klomtan yang mampu untuk menebus secara bertahap tidak digubris sehingga sering terjadi produsen pupuk kekurangan armada angkut dari pelabuhan ke gudang  pada saat puncak pemupukan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge