0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD Dilaporkan Polisi

seksual
Ilustrasi ()

Karanganyar — Kasus dugaan pencabulan oleh siswa SD di Jatipuro sudah dilaporkan ke polisi. Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Andri Ilyas membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan dengan korban Rn. Akan tetapi dirinya menolak menjelaskan detil hasil pemeriksaan aparat.

“Laporan sudah masuk PPA. Tapi saya tidak mau memberikan konfirmasi karena kasusnya seperti itu (kekerasan seksual anak di bawah umur),” katanya, Rabu (25/11).

Menurut AKP Andri Ilyas, kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur sangat sensitif karena menyangkut dampak psikologis korban. jadi perlu kehati-hatian dalam menyelesaikan kasus seperti ini.

“Kami juga perlu hati-hati dalam menginformasikan ini ke masyarakat,” kata Kasatreskrim.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik Dr Ita Kusumastuti mengaku khawatir melanggar kode etik jika informasi terkait Rn disampaikan ke publik.

“Untuk kasus seperti ini, saya tidak bisa memberi keterangan. Mohon hargai kode etik ini. Saat ini masih dikoordinasi lintas sektoral,” ujarnya saat dihubungi wartawan perihal kondisi fisik dan psikis Rn.

Seperti diketahui,  Rn (8) seorang siswi SD di Kecamatan Jatiyoso diduga menjadi korban pencabulan kakak kelasnya. Dia mengalami pendarahan organ intim sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasus ini bermula ketika Rn mengeluh perih di bagian intim kepada ibundanya, Sabtu (21/11) sore. Sang ibu dan kakek korban yang panik melihat darah keluar dari kemaluan Rn, langsung membawanya memeriksakan diri ke bidan desa kemudian ke RSUD Karanganyar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge