0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penganiayaan di Bayat, Kapolres: Sunarti Saksi Kunci

foto: Aditya
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo saat mendengarkan keterangan Citro Sumarto berbaju loreng biru (foto: Aditya)

Klaten – Kepala Desa (Kades) Kebon, Kecamatan Bayat, Sukoco mengatakan, satu dari tiga korban penganiayaan oleh dua pelaku tak dikenal, Rabu (25/11), mengalami luka berat. Akibatnya, setelah dirawat di RS Islam Cawas, Sudarsono (35), dirujuk ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro.

“Dia  (Sudarsono) menderita patah tulang di tulang iga dan kaki akibat dipukuli linggis sehingga harus dirujuk ke RSUP. Sedangkan anak mbah Citro (Sunarti) masih dirawat di RSI Cawas karena mengalami luka di kepala akibat dipukul dengan dingklik,” kata Sukoco.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo menerangkan, pelaku penganiayaan diperkirakan dua orang menaiki sepeda motor. Dari hasil olah TKP dan keterangan korban juga saksi, penganiayaan diduga masalah hutang piutang.

“Dugaan sementara karena utang piutang tapi masih kami dalami kenapa sampai dianiaya. Kalau pencurian enggak, karena enggak ada yang hilang. Apalagi tidak ada kata-kata mengarah mana uang dan letak brankas,” terangnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Ditambahkan, kesaksian Sunarti akan menjadi kunci dalam pengusutan kasus tersebut. Namun kondisi Sunarti yang masih menjalani perawatan dan trauma di RS belum dimungkinkan untuk dimintai keterangan.

“Sunarti saksi kunci. Karena ketika pelaku masuk dan ditanya oleh Citro hanya diam saja. Justru langsung menghampiri dan memukul Sunarti. Sedangkan Barang bukti yang kami amankan diantaranya linggis, dingklik, darah, handuk,” tambah AKBP Langgeng.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge