0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPBD Boyolali Siaga Antisipasi Bencana

foto: Nanin
251115 Kabupaten Boyolali masuk peringkat ke 12 se Jateng daerah rawan bencana, salah satunya potensi angin puting beliung (foto: Nanin)

Boyolali – Kabupaten Boyolali masuk peringkat ke-12 daerah rawan bencana se Jawa Tengah. Dari peringkat tersebut, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai melakukan kesiap siagaan untuk mengurangi resiko bencana.

“Kita akan memaksimalkan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana, sebagai antisipasi,” kata Pj Sekretaris Daerah Boyolali, Sugiyanto, Rabu (25/11).

Dijelaskan, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), terdiri dari semua unsur sukarelawan. Nantinya mereka diharapkan menjadi piranti atau perangkat informasi yang memadai soal data-data kebencanaan. Selain itu, FPRB akan mempermudah penanganan bencana secara komprehensif.

“Tidak hanya dilakukan saat bencana, namun juga penanganan untuk mengantisipasi, itu hal yang penting,” tambahnya.

Sementara itu, sepanjang tahun 2015, muncul wilayah-wilayah baru rawan bencana di Boyolali.  Seperti contoh, Sambi dan Ngemplak, saat ini rawan terjadi bencana banjir.

Padahal, secara topografi, kedua kecamatan ini tidak rawan bencana. Potensi bencana lain yang sering terjadi di Boyolali adalah tanah longsor, angin puting beliung, dan bencana kekeringan di musim kemarau.

“Kekeringan menjadi masalah klasik bagi Boyolali,hampir setiap tahun terjadi,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala BPBD Boyolali, Nur Khamdani, menjelaskan saat ini tengah mengadapi potensi bencana pancaroba yakni cuaca ekstrim setelah kemarau panjang. Bencana tanah longsor dan puting beliung, mengintai di musim pancaroba ini.

Sementara untuk kesiapan anggaran saat ini tersedia Rp 217 juta dari BNPB yang siap pakai. Berdasarkan pemetaan bencana nasional, Boyolali hanya rawan bencana Erupsi Merapi. Namun, Erupsi Merapi tidak bakal terulang dalam waktu dekat, hal ini berdasarkan penelitian Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekhnologi Kebencanaan Geologi.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge