0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bayi Dibuang di Kandang Sapi Diduga Hasil Hubungan Gelap

dok.timlo.net/achmad khalik
Posisi bayi saat ditemukan di depan pintu YPAB Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sepucuk surat yang ditinggalkan oleh orang tua bayi yang ditemukan di depan pintu masuk Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi (YPAB) Kelurahan Kandang Sapi, Kecamatan Jebres, Solo pada Minggu (22/11) dinilai janggal. Kuat dugaan, surat tersebut hanya dijadikan modus untuk menghindar dari kejaran aparat.

“Kalau mau dititipkan kenapa harus sembunyi-sembunyi dan tengah malam. Disamping itu juga alamat orang tua bayi juga tidak jelas. Tak ada nama terang, maupun nomor yang dihubungi,” kata Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjatan, saat dihubungi, Rabu (25/11).

Kuat dugaan, kata Kapolsek, orang tua bayi takut mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sehingga, bayi malang yang ditemukan baru berumur tiga hari itu menjadi korban.

“Bisa saja orang tuanya melakukan hubungan tak resmi. Ketika anaknya lahir mereka ingin lari dari masalah dan menuliskan surat hendak pergi ke luar negeri,” terang Kapolsek.

Dugaan itu diperkuat dengan pembuangan bayi dilakukan sehari sesaat setelah kelahirannya. Hal ini memperkuat dugaan bahwa orangtua bayi tersebut tak menghendaki kelahiran anaknya.

Seperti diketahui, sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga dipintu masuk Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi (YPAB) Kelurahan Kandang Sapi RT 01/ RW 01 Kecamatan Jebres, Solo, pada Minggu (22/11) sekitar pukul 23.45 WIB. Saat ditemukan, kondisi bayi terbungkus kain dan diletakkan dalam sebuah kardus. Dalam kardus tersebut juga terdapat perlengkapan bayi, botol susu serta sepucuk surat yang diduga dari ibu si bayi malang tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge