0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Sriwedari, Pemkot akan Komunikasi dengan DPRD

Lahan Sriwedari (dok.timlo.net/red)

Solo — Terkait usulan agar Pemkot Solo lebih pro aktif dalam penyelesaian kasus lahan sengketa Sriwedari, Kepala Bagian Hukum dan HAM Pemkot Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim mengaku jika dalam pertemuan terakhir pihaknya hanya mendengarkan hasil pertemuan antara Keraton dengan ahli waris. Dimana, dalam pertemuan yang digelar pada Selasa (24/11) terdapat usulan jika Pemkot Solo diminta untuk bertemu langsung dengan ahli waris dan mengajukan opsi.

“Karena dalam lahan sengketa ini terdapat aset Pemkot maka akan dikomunikasikan dengan DPRD terlebih dahulu. Kami segera tindak lanjuti dan akan menggelar rapat internal dulu dengan Pj Walikota sebelum melangkah, untuk pertemuan selanjutnya 22 Desember ini,” terang Kinkin, Rabu (25/11).

Mengenai adanya rencana ahli waris yang akan mengajukan eksekusi secara paksa, pihaknya minta ditunda dulu sampai adanya keputusan PK yan diajukan Pemkot.

SCROLL_TEXT

“Kan di situ ada fungsi pelayanan atau public space. Jika ahli waris menghendaki dieksekusi maka kami menghendaki itu ditunda dulu,” sambungnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Ahli Waris, Anwar Rachman menyatakan jika saat ini tengah dipersiapkan untuk mengajukan permohonan eksekusi paksa lahan Sriwedari.

“Rencana minggu ini. Saat ini tengah kami persiapkan berkas-berkasnya,” katanya singkat.

Sebelumnya, ahli waris mendesak PN Solo segera melakukan pengosongan lahan seluas hampir 10.000 meter persegi di jantung Kota Solo tersebut. Pasalnya, pihak ahli waris telah memenangkan kasus tersebut ditingkat Mahkamah Agung (MA).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge