0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akupuntur Hantar Ida Nurwati Raih Doktor

dok.timlo.net/tyo eka
Ida Nurwati meraih gelar doktor ke 167 UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pengaruh akupuntur menghantar Ida Nurwati meraih gelar Doktor ke 167 UNS  dan Doktor ke 2 dari Prodi Ilmu Kedokteran UNS setelah mempertahankan disertasinya di depan dewan penguji Prof Drs Sutarno MSc PhD di Rektorat UNS, Solo, Rabu (25/11).

Saat mempertahankan disertasi yang berjudul “Pengaruh Akupunktur Titik Feishu (BL-13) dan Zusanli (ST-36) Pada Inflamasi dan Airway Remodeling Mencit Model Asma Kronik (Kajian Imunopatobiologi Molekuler)”, Ida Nurwati mengatakan, akupunktur titik Feishu maupun kombinasi Feishu dan Zusanlin dapat menurunkan jumlah eosinofil dan mengendalikan air remodeling (ketebalan epitel, ketebalan otot polos dan jumlah sel Goblet) bronkiolus mencit model asma kronik.

“Terdapat korelasi positif meskipun secara statistik tidak bermakna antara eosinofil dan airway remodeling,” jelas Ida.

Ida mengatakan, asma merupakan penyakit inflamasi kronik. Akupunktur telah banyak digunakan sebagai terapi komplementer asma. Akupunktur titik Feishu pada vertebra thorax ke-3 akan merangsang serabut saraf simpatis sebagai bronkodilator.

Berdasarkan hasil penelitian, kata Ida, perlu dilakukan penelitian pada manusia dengan kualitas hidup, fungsi paru dan didukung dengan pemeriksaan laboratorium, untuk meningkatkan hierarki nilai bukti tentang efektifitas intervensi akupunktur titik Feishu (BL-13) dan Zusanti (ST-36) pada manusia.

“Akupunktur titik Feishu dan Zusanli dapat ditambahkan disamping terapi standar pada penderita asma kronik,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge