0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Karanganyar Terima Anugerah Kihajar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Bupati Karanganyar Juliyatmono akan menerima penghargaan Anugerah Kihajar 2015 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kamis (26/11). Penghargaan tersebut diraih setelah berbagai upaya telah dilakukan Bupati untuk memajukan dunia pendidikan terutama di Bumi Intanpari.

“Karanganyar mendapat Anugerah Kihajar dari Kemendikbud. Terima kasih atas dukungan dari jajaran pendidikan,” kata Juliyatmono saat ditemui wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (24/11).

Bupati menerima penghargaan karena sejumlah upaya yang dilakukan di bidang pendidikan. Seperti, meningkatkan pendayagunaan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan, kebijakan pendidikan, penerapan ujian nasional (UN) menggunakan computer based test (CBT), dan lain-lain.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan hadiah kepada 111 siswa berprestasi di bidang nonakademik. Sebanyak 71 siswa menjadi juara di tingkat Provinsi Jawa Tengah, 34 siswa di tingkat nasional, dan enam orang di tingkat Internasional. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar hanya menargetkan di bawah 100 medali. Tetapi, capaian melebihi target. Mereka berlaga di sejumlah perlombaan, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Kejuaraan Daerah (Kejurda), Lomba Olahraga Tradisional, Pekan Seni, dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

“Pemkab memberikan Rp300.000 untuk juara I tingkat Kabupaten, Rp 1 juta untuk juara I tingkat Provinsi Jateng, dan Rp 2,5 juta untuk juara I tingkat nasional,” kata Sutarno Kepala Disdikpora Karanganyar.

Sutarno menuturkan, Pemkab dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil kebijakan meningkatkan pembinaan kepada anak didik berprestasi. Bahkan, dia mengungkapkan Pemkab akan mengalokasikan dana pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Tahun 2016. Hadiah itu sebagai motivasi. Kami menganggarkan dan sudah kami usulkan. Selain itu, pelatih kami ajak studi banding ke daerah lain tahun depan. Kami kerjasama dengan KONI,” tuturnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge