0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanpa Demo, Buruh Karanganyar Tetap Dukung Aksi Mogok Nasional

Demo buruh (ilustrasi) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Aksi mogok nasional menuntut pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan pada Selasa (24/11) tidak diikuti buruh di Karanganyar. Perwakilan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Karanganyar beralasan sudah melakukan aksi demonstrasi beberapa waktu lalu seusai pembahasan upah minimum kabupaten (UMK) Karanganyar.

“Kami kan sudah melakukan aksi ke DPRD Kabupaten Karanganyar, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan Gubernur terkait pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015,” kata Ketua DPD KSPN Kabupaten Karanganyar, Haryanto, Selasa (24/11).

Haryanto menegaskan, tujuan KSPN menemui DPRD Kabupaten Karanganyar, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan Gubernur adalah mengajukan dua tuntutan. Mereka menolak PP Nomor 78 Tahun 2015 dan penetapan UMK berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) setiap bulan. Dia berharap pihak-pihak yang berwenang segera mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015.

“Meski tidak melakukan mogok kami mendukung sikap buruh,” jelas dia.

Haryanto menegaskan KSPN tidak akan berhenti menggelar aksi hingga pemerintah pusat mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015. Dia menuturkan isi tuntutan pada aksi mogok nasional di sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa-Jumat (24-27/11) sama dengan aksi demonstrasi di Gladak, Solo, Kamis (19/11).

Di sisi lain, Haryanto menyampaikan rencana KSPN seluruh Indonesia menyelenggarakan musyawarah nasional (Munas) di Kaliurang, Yogyakarta, Sabtu-Minggu (5-6/12). Munas akan membahas PP Nomor 78 Tahun 2015.

“Sebelum PP dicabut, akan ada gelombang aksi terus menerus,” tegas Haryanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge