0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDIP Tak Khawatirkan Video Anak Purnomo Ajak Tak Pilih Ayahnya

dok.timlo.net/ist
(Ilustrasi) Pilkada (dok.timlo.net/ist)

Solo — Tim kampanye pasangan calon walikota dan calon wakil walikota nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo mengaku tidak risau dengan beredarnya video rekaman ajakan putra Achmad Purnomo, Eko Prasetyo untuk tidak memilih Purnomo. Perbedaan pilihan politik antara Purnomo dengan Eko dinilai hal biasa.

“(Beredarnya video) Itu hal yang biasa. Bagi masyarakat Solo, itu bukan hal yang aneh,” kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Rudy-Purnomo, YF Sukasno kepada wartawan, Selasa (24/11).

Sukasno melanjutkan, perbedaan dalam satu keluarga, seperti pada keluarga Purnomo merupakan bentuk demokratisasi. Perbedaan keyakinan ataupun perbedaan pilihan politik merupakan hal biasa.

Disinggung apakah ada rencana melaporkan beredarnya video ke panitia pengawas pemilu (Panwaslu), Sukasno menyatakan sebagai Wakil Ketua Tim, ia merasa tidak perlu melapor ke Panwaslu. Beredarnya video diyakini juga tidak akan mengubah persepsi masyarakat untuk memilih Rudy-Purnomo.

“Saya tanya beberapa masyarakat apakah akan pengaruhi pilihan ? Ternyata enggak. Mereka melihat kualitas hasil pekerjaan,” ujar dia.

Disinggung pendapat Eko yang menyatakan selama ini Purnomo hanya menjadi pelengkap (bemper) Rudy, Sukasno mengungkapkan tidak sependapat. Selama ini, tugas walikota dan wakil walikota sudah jelas. Pembagian tugas antara keduanya sudah dilakukan sesuai aturan undang-undang.

Senada, Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa menganggap perbedaan antara Purnomo dengan anaknya merupakan hal biasa. Namun, Teguh menyayangkan cara yang dilakukan dinilainya kurang santun.

“Cara yang dilakukan kurang santun. Apalagi dalam keluarga jawa seolah-olah bapaknya yang salah. Maka kalimatnya yang muncul kan untuk menolong bapak. Apa bapaknya salah jalan kemudian boleh disampaikan terbuka. Saya lihat tidak etis,” beber dia.

Beredarnya video, lanjut Teguh, diyakini juga bukan atas inisiatif. Teguh menduga ada pihak-pihak yang mengambil momen untuk kepentingan tertentu.

“Tim Rudy-Purnomo sudah tahu sejak lama. Hanya mereka menggunakan momen. Saya yakin itu bukan idenya mas Eko. Itu keinginan kelompok tertentu yang pengen mengambil keuntungan,” ujar dia.

Hingga berita ini ditulis, Purnomo belum bisa dimintai tanggapannnya. Saat Timlo.Net mengunjungi kediamannya, Selasa (24/11), Purnomo tidak ada ditempat. Sekuriti kediamannya mengatakan Purnomo sedang ada acara di Yogya.

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge