0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Debat Putaran Ketiga, Polres Terjunkan 800 Personel

timlo.net/agung widodo
Kapolres Sragen Ari Wibowo usai member pengarahan kepada anggota di halaman Pengadilan Negeri Sragen, Selasa (24/11) (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo menyatakan, pengamanan untuk Debat Terbuka Putaran Ketiga atau babak final, yang digelar di Gedung Sasana Manggala Sukowati, Rabu (25/11), akan dilakukan lebih ketat lagi. Demikian juga terhadap para pendukung masing-masing pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sragen bakal diawasi lebih ketat untuk menghindari adanya keributan.

“Sesuai dengan kesepakatan, tidak ada yang membawa massa. Kalau masih ada yang bawa sesuai dengan kesepakatan harus kita pulangkan,” kata Ari Wibowo usai memimpin pengamanan sidang sembako Camat Sambirejo di Pengadilan Negeri Sragen, Selasa (24/11).

Kapolres menyatakan, dari hasil rapat koordinasi antara pihak KPU Sragen, Polres, Panwas, Kesbangpolinmas dan tim pasangan calon, pendukung hanya dibatasi maksimal 50 orang yang boleh masuk ke dalam Gedung Sasana Manggala Sukowati. Itu pun harus membawa atau dibuktikan dengan undangan atau kartu pengenal khusus yang dibuat oleh KPU.

“Tanpa undangan siapa pun tidak boleh masuk ke area debat. Mungkin dia di penjagaan bisa lolos. Tapi dia tidak mungkin lolos di depan pintu masuk kalau nggak bawa undangan,” jelasnya.

Wakapolres Sragen Kompol Yudy Arto Wiyono menambahkan, untuk pengamanan sebat putaran ketiga ini, pihaknya menerjunkan sekitar 800 personel. Jumlah pasukan ini lebih banyak dibanding debat putaran kedua yang berjumlah 600 personel.

“Tiap Polsek kami minta untuk mengirim 15 personel,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge