0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Pilkada, BPR Dihimbau Hati-Hati Dalam Penyaluran Kredit

timlo.net/setyo pujis

Kepala OJK Solo Triyoga Laksito

Solo – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo himbau pengelola Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk lebih berhati-hati dalam melakukan penyaluran kredit. Hal itu mengingat sebentar lagi akan ada pesta rakyat berupa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar secara serentak dihampir seluruh Kabupaten/Kota.

“Harapan kita para BPR lebih jeli dalam melakukan analisa sebelum melakukan penyaluran kredit kepada calon nasabah,” ujar Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito kepada wartawan, Senin (23/11).

Dirinya mengatakan, ketelodaran yang dilakukan analis perbankan akan berdampak buruk kepada kredit macet atau non performing loan (NPL). Oleh sebab itu pihaknya selalu menghimbau agar profesionalitas lebih diutamakan.

“Biasanya mendekati momen Pilkada banyak yang membutuhkan dana. Karena itu jika penyaluran kredit tidak memperhatikan manfaat kegunaan takutnya justru memperburuk kondisi perbankan karena NPL nya meningkat,” jelasnya.

Dia menyampaikan, pada September 2015 tingkat kredit macet di BPR Soloraya mencapai 8,19 persen, sementara untuk BPRS lebih tinggi atau mencapai sekitar 10 persen.

“Meskipun NPL relatif tinggi namun dari sisi pertumbuhan aset di 74 BPR cederung meningkat sekitar 2,34 persen. Karena tahun sebelumnya pertumbuhan BPR hanya 2,29 persen,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge