0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Serentak, Pj Bupati : Wonogiri Harus Tetap Kondusif

Mantan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto saat lepas sambut didampingi Pj Bupati Wonogiri Sarwa Pramana (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Pelanggaran politik uang membuat penegakan hukum menjadi rumit. Hal itu terjadi lantaran lemahnya aturan yang berlaku. Lantaran tidak adanya jeratan pidana, dan hanya dikenakan sanksi melanggar kode etik. Sedang peluang politik uang terbuka lebar. Terlebih lagi, seperti di Wonogiri yang hanya ada dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Paling hanya melanggar kode etik, kita kesulitan menjerat dengan UU Pilkada. Misalkan dijerat dengan pidana umum seperti korupsi, politik uang itu kan tidak merugikan negara,” kata Ketua Panwaslu Wonogiri, Isnawati Sholihah, Senin (23/11).

Sementara itu, Pj Bupati Wonogiri, Sarwa Pramana menghimbau, agar situasi kondisi masyarakat di Wonogiri yang sudah kondusif untuk terus dijaga. Yakni dengan mengadakan deteksi dini secara cepat dan tepat, meminimalisir terjadinya konflik di masyarakat dan politik uang. Mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul.

“Di Wonogiri hanya ada dua pasangan calon, siapapun nanti yang menjadi pemenang, kita harus saling menghormati, kita harus menjaga semuanya. Karena siapapun yang menjadi pemimpin dialah yang akan membawa kemaslahatan dan kemajuan Wonogiri,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge