0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aturan Baru Jadi Momok, DBHCHT Baru Terserap 6, 8 Persen

Wonogiri — Diprediksikan hingga akhir tahun 2015, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelontorkan pemerintah di Kabupaten Wonogiri tidak akan terserap habis. Pasalnya, pemberlakuan peraturan baru yang menjadi momok dinas atau badan penerima dana tersebut.

“Dana yang digelontorkan ke Kabupaten Wonogiri sebanyak Rp 6.524.070.000 ternyata sampai bulan November ini baru terserap sebanyak 6,8 persen. Dan saya yakin tidak akan terserap 100 persen,” kata Kasubag Bina Perekonomian, Sunardi, yang juga sebagai sekretaris DBHCHT Wonogiri, di sela-sela acara sosialisasi cukai, di gedung PGRI, Senin (23/11).

Menurutnya, minimnya penyerapan lebih disebabkan oleh peraturan baru yang menyebutkan dana hibah harus diberikan kepada kelompok masyarakat yang sudah berbadan hukum.

“Itu kendala yang paling dirasakan,” jelasnya.

Dijelaskan, dana sebesar itu diperuntukkan 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun walau telah diploting ke 15 SKPD tidak semuanya mampu menyerap anggaran yang telah dialokasikan.

“Padahal untuk tahun anggaran 2016, kami kembali mengajukan dalam besaran yang sama,” terangnya.

Sementara, dalam sosialisasi cukai tersebut Kepala Dinhubkominfo Ismiyanto mengharapkan, masyarakat dapat mengawasi munculnya peredaran rokok ilegal agar tidak masuk ke Kabupaten Wonogiri.

“Kita harap semua lapisan masyarakat ikut berpartisipasi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge