0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Pak Kades Selingkuhi Penyanyi Campursari

Rio Bastian, wakil keluarga korban penganiayaan keluarga Kades Mertan ()

Sukoharjo — Adik Kepala Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo dilaporkan polisi karena diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu warga Ngadirojo, Wonogiri. Peristiwa ini dipicu perselingkuhan Kades Mertan dengan adik kandung korban yang berprofesi sebagai penyanyi campursari.

“Keluarga kami tidak terima atas perlakuan mereka yang telah mendatangi dan memaki-maki keluarga kami, dan yang paling tidak bisa kami terima mbak Titik dipukul beberapa kali, jadi kasus ini kita laporkan ke Polsek Ngadirejo,” kata perwakilan keluarga korban, Rio Bastian, Senin (23/11).

Kasus ini dilatarbelakangi kisah perselingkuhan Kades Mertan, Heri Purnomo dengan penyanyi Campursari asal Ngadirejo, Wonogiri, Endang Nuningsih. Keduanya menjalin cinta setelah keluarga yang dibina Heri dengan istrinya kurang harmonis dan sudah masuk proses cerai.

Namun kisah cinta keduanya harus kandas di tengah jalan setelah istri Heri Purnomo mengetahui suaminya selingkuh di tengah proses percerainnya. Hingga akhirnya, adik Heri Purnomo, Yeni Wulandari bersama istri dan beberapa anggota keluarga mendatangi rumah Endang Nuningsih di Ngadirejo, Wonogiri.

“Saat itu istri saya pinjam mobil akan ke Solo katanya, tidak tahunya ke Wonogiri, saya tidak tahu kejadiannya tapi kemarin saya sudah dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait peristiwa itu,” tandas Kades Mertan, Heri Purnomo.

Selain melaporkan ke pihak kepolisian terkait peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan Yeni Wulandari, adik kandung Kades Mertan, pihak korban juga meminta kejelasan nasib hubungan Heri Purnomo dengan Endang Nuningsih. Pasalnya, sebelum peristiwa penganiayaan ini, keduanya sudah membuat perjanjian di atas kertas bermaterai akan melakukan nikah siri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge