0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kajian BCB Selesai 2016

Solo – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Solo berencana untuk mengkaji ulang sejumlah situs cagar budaya yang ada di kota Bengawan. Pasalnya selama ini penetapan kecagarbudayaan suatu obyek, belum melalui kajian dari  TACB.

“Bisa jadi yang belum masuk benda cagar budaya (BCB) kemudian dilabeli benda cagar budaya, bisa juga sebaliknya yang sudah dilabeli jadi tidak, sesuai dengan undang-undang. Semua tergantung pada hasil kajian ini,” ungkap koordinator TACB, Titis Srimuda Pitana, Sabtu (21/11).

Titis menjelaskan, kajian ulang telah dilakukan sejak oktober lalu.  Kajian ini dilakukan guna memastikan status cagar budaya terhadap suatu obyek. Menurutnya, obyek yang ditentukan sebagai cagar budaya harus memenuhi ketentuan dan syarat-syarat tertentu sesuai dengan UU Nomor 11/2010 tentang Cagar Budaya. Diantaranya dalam aspek ilmu pengetahuan, arkeologis, arsitektural, dan sejarah.

Dia mengatakan ada ratusan BCB yang dikaji ulang. Sejak tahun 2012 pemkot Solo telah melakukan labelisasi terhadap ratusan benda cagar budaya.

Termasuk diantara obyek-obyek tersebut adalah 70 BCB yang ditetapkan melalui surat keputusan (SK) Wali Kotamadya Nomor 646/116/I/1997. Di luar 70 BCB itu, masih ada 100 obyek lain yang kini telah resmi menjadi cagar budaya.

“Kami menargetkan awal tahun 2016 mendatang telah selesai kajiannya. Kalau telah dicabut status BCB-nya maka akan kehilangan dana insentif dari pemkot,” Kata dia.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Agus Djoko Witiarso menerangkan bahwa pihaknya masih menyusun dasar pemberian insentif bagi pengelolaan BCB. Dia mengatakan pemkot akan mengusahakan untuk memberikan insentif bagi warga pemilik BCB sesuai dengan amanat undang-undang.

“Minimal nanti bebas Pajak Bumi Bangunan, misalnya,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge