0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komite Museum Saweran Untuk Kembalikan Dana Pemkot

doktimlo.net/dhefi
Museum Radya Pustaka Solo (doktimlo.net/dhefi)

Solo – Komite Museum Radya Pustaka Solo tidak mengetahui jika pemanfaatan anggaran operasional untuk event budaya Suro Bulan Kebudayaan termasuk pelanggaran. Komite Museum sendiri belum mendapatkan surat pemberitahuan dari Pemkot.

“Kita tidak tahu jika pemanfaatan anggaran untuk agenda kebudayaan ini merupakan pelanggaran.” Ungkap Ketua Komite Museum Radya Pustaka Solo, Purnomo Subagyo, Sabtu (21/11).

Purnomo mengaku sebenaranya even Bulan Sura Bulan Kebudayaan itu juga salah satu upaya untuk mengembalikan ruh dari museum Radya Pustaka sebagai sumber kebudayaan. Dia menyayangkan tidak ada sosialisasi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jika kegiatan itu menjadi masalah, baik dari Sekretariat Daerah maupun dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Purnomo baru mengetahui jika even tersebut disebut-sebut menjadi penyebab molornya pencairan dana operasional termin ketiga.

“Kalau pemerintah kota meminta untuk dikembalikan, akan kami kembalikan dengan cara saweran semua anggota komite,” kata dia.

Sebelumya, Penjabat Walikota Solo meminta pihak museum untuk mengembalikan dana operasional yang digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan kebudayaan. Pemkot mengancam tidak akan mencairkan dana hibah termin ketiga jika pihak museum belum mengembalikan dana tersebut.

“Saya tidak akan cairkan. Kami sudah bicarakan dengan pihak museum, semoga segera bisa diperbaiki,” kata Budi Suharto.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge