0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KMP Siap Pasang Badan Bela Setnov

dok.merdeka.com
Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon hadir dalam kampanye kandidat presiden AS, Donal Trump (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Koalisi Merah Putih (KMP) bakal membela dan pasang badan untuk Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) soal dugaan minta saham Freeport dan mencatut nama presiden dan wakil presiden. Di depan elite-elite KMP, Setnov menjelaskan secara utuh soal pertemuannya dan membantah bila dirinya minta saham.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, KMP sudah menentukan sikap politik untuk membela Setya Novanto. Sebab, Setnov dianggapnya tidak bersalah.

“Kalau Pak Prabowo semalam bilang, kalau kawan kita harus bela. Tapi, kalau salah itu hukum. Kalau benar ya kita apalagi, friend is in depth,” kata Fadli di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (21/11).

Prabowo dan elit KMP lainnya bakal membela Setnov dalam hal ini. Termasuk jika nanti DPR membentuk Pansus Freeport, seluruh parpol yang tergabung dalam KMP akan pasang badan untuk Setnov.

Menurut Fadli, menurut penjelasan Setnov, tidak ada pembicaraan mengenai permintaan saham dan mencatut nama presiden. Bahkan, kata dia, tak ada rekaman yang menyebutkan hal tersebut dan transkip yang beredar mengada-ngada.

“Enggak ada itu. Itu diadakan-adakan saja. Saya berani berdebat itu di bagian mana Setya Novanto mencatut saham. Yang katanya Papa Minta Saham itu mana kalimatnya. Itu otaknya di mana? Itu mengatakan di mana dia minta saham. Baca dong transkripnya, enggak ada itu,” jelasnya.

KMP, tegas Fadli, akan membela dan membackup Setnov habis-habisan. Di satu sisi, KMP juga menghormati proses di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

“Bersikap kita menghargai yang ada di MKD, dan kita juga mendukung apa yang dikatakan Setya Novanto. Kita backup lah,” tegasnya.

Fadli menambahkan, KMP akan memberikan dukungan moril dan politik kepada Setnov. Setelah mendengarkan penjelasan dari Setnov, KMP mengambil suatu kesimpulan jika Setnov tak bersalah dan dijebak oleh pihak-pihak tertentu.

“Kita dukung secara moril dan secara politik. Pak Novanto belum tentu salah, gitu saja. Kenapa kok yang betul tentu salah tapi seolah-olah pasti salah. Tapi, yang salah tidak diapa-apain,” jelas Fadli.

“Saya pribadi melihat ini tak ada kesalahan, bukan membela karena saudara Setya Novanto itu kawan saya juga. Tapi, memang tidak ada kesalahannya. Yang diungkapkan Setya Novanto dari kutipan-kutipan itu saya dengar langsung dari Pak Presiden. Rapat konsultasi, smelter, dan lain-lain itu,” tandasnya. [ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge