0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Camat Sambirejo Hanya Dituntut 1 Bulan, Pelapor Kecewa

Sidang kasus sembako Aman To di Pengadilan Negeri Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut Camat Sambirejo, Suhariyanto dengan hukuman 1 bulan penjara dalam sidang lanjutan kasus sembako bergambar pasangan calon Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto (Aman To) di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Jumat (20/11).

Tuntutan itu sangat mengecewakan saksi pelapor, Ujang Nuriyanto, yang menilainya tuntutan jaksa terlalu ringan. “Kalau hanya dituntut satu bulan jelas kecewa. Lantas apa gunanya kita melapor ke Panwas kalau tuntutannya ringan,” katanya.

Namun, Ketu JPU, Hanung Widyatmaka mempunyai alasan tersendiri menuntut Hariyanto dengan 1 bulan penjara dan denda sebesar Rp 3 juta. Menurutnya, tuntutan 1 bulan penjara dan denda Rp 3 juta tersebut dijatuhkan dengan beberapa pertimbangan. Di antaranya dari keterangan salah satu saksi, Sudiyo yang bisa meringankan hukuman terdakwa.

Sudiyo adalah orang yang meminjam Sembako milik Kecamatan Sambirejo yang sedianya bakal diberikan ke warga miskin dalam kegiatan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Tapi sebelum bantuan itu disalurkan, oleh Sudiyo, Sembako tersebut dipinjam terlebih dahulu untuk kepentingan kampanye Aman To. Selanjutnya Sembako itu oleh Sudiyo ditempeli stiker bergmbar pasangan Aman To.

“Kesalahan terdakwa adalah sebagai pejabat pemerintah dia telah melakukan pembiaran yang bisa merugikan atau menguntungkan salah satu calon. Mestinya dia melarang sembako itu dipinjam dan ditempeli stiker untuk kepentingan kampanye,” kata Hanung kepada wartawan

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge