0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali

Lagi, Rumah Kader dan Simpatisan Paslon Dirusak

Pihak berwajib olah tkp di rumah Kadaryanto warga Ngancar, Banyudono, yang dirusak orang tidak dikenal Jumat dini hari (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Belum lagi empat kasus pengrusakan rumah di Banyudono, Boyolali tertuntaskan, kasus serupa kembali terjadi, Jumat (20/11) dinihari. Pelaku merusak dua rumah di Desa Banyudono dan kabur setelah melancarkan aksinya.

Aksi pengrusakan rumah menimpa Kadaryanto (50) dan Ngadino (51), warga Dukuh Ngancar dan Dukuh Karangasem,Banyudono. Kedua korban merupakan simpatisan dan kader pasangan calon (Paslon) nomor 1 dan 2. Aksi pengrusakan pertama kali terjadi di rumah Kadaryanto, yang merupakan simpatisan Paslon nomer 1, Seno Samudro-Said Hidayat. Pelaku melempari rumah korban pukul 24.00 WIB, mengakibatkan kaca jendela dan ventilasi pecah. Bahkan pecahan kaca sampai mengenai mata anaknya, Pembayun (20).

“Tahunya anak saya berteriak, kaca depan sudah hancur berantakan dan pelaku saya kejar sudah kabur,” ujar Kadaryanto.

Sementara, setengah jam kemudian, aksi serupa juga menimpa rumah Ngadino (51) warga Dukuh Karangasem, Banyudono, yang rumahnya juga dijadikan posko pemenangan Paslon nomor 2, Agus Purmanto-Sugiyarto. Korban saat itu kaget mendengar suara kaca hancur.  Setelah dicek ternyata ventilasi bagian depan sudah hancur. Pelaku beraksi dengan menggunakan senjata tajam sejenis kelewang atau pedang.

“Kemungkinan pakai Sajam (senjata tajam), ada bekas bacokan di bagian kayu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kades Banyudono, Gijarna, menyayangkan kejadian tersebut. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan segera mengumpulkan pengurus RT, RW dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda. Tujuanya untuk  menyatukan visi dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Pilihan boleh beda tapi kerukunan harus tetap dijaga,” sambungnya.

Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan melakukan olah tkp, pemeriksaan saksi dan mengumpulkan barang bukti. Kapolres mengaku masih melakukan penyelidikan ada tidaknya kasus tersebut terkait dengan Pilkada.

“Kita belum tahu, indikasi kita ada provokator,” tandasnya.

Perusakan juga menimpa kediaman Sutopo dan Yusanto dan sebuah posko Toto, Sabtu (31/10). Seluruh kaca depan rumah milik Sutopo hancur. Sepekan kemudian, pengrusakan kembali terjadi, kali ini menimpa rumah Agus Salim (47) pendukung pasangan calon Seno Samodro- M Said Hidayat (Seno- Said), di Dukuh Karangasem, Desa/Kecamatan Banyudono, Minggu (08/11) siang. Tiga kasus tersebut hingga saat ini belum terungkap.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge