0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Facebook Hidupkan Fitur Safety Check Untuk Kasus Bom Nigeria

Safety Check

Dok: Timlo.net/ABC News

Safety Check

Timlo.net—Facebook mengaktifkan fitur Safety Check, Rabu pagi setelah dua bom bunuh diri meledak di Yola, Nigeria. Akibat bom bunuh diri, 32 orang tewas dan 80 orang terluka.

Fitur Safety Check mengizinkan para pengguna Facebook di Nigeria untuk mengupdate status jika mereka “aman”, “tidak aman”, atau “tidak berada di area” setelah peristiwa bom itu. Status ini akan muncul sebagai notifikasi untuk teman-teman Facebook lain.

Setelah mengakfifkan fitur ini untuk teror Paris minggu lalu, Facebook menerima kritik karena tidak mengaktifkan fitur yang sama setelah bom bunuh diri di Beirut. Pengkritik mengatakan jika Facebook pilih kasih.

“Banyak orang menanyakan kenapa kami menghidupkan fitur Safety Check untuk Paris tapi tidak untuk pengeboman di Beirut dan tempat-tempat lain,” kata CEO Facebook Mark Zuckerberg di halaman resminya. “Hingga kemarin, kebijakan kami hanya mengaktifkan Safety Check untuk bencana alam. Kami baru saja merubah kebijakan ini dan sekarang berencana untuk mengaktifkan Safety Check untuk peristiwa lain selain bencana alam,” tambah Mark.

Vice President Facebook Alex Schultz berkata kepada Reuters jika perusahaan itu memutuskan untuk mengaktifkan fitur itu untuk teror Paris karena tingkat aktivitas di sosial media setelah serangan.

“Selalu ada yang pertama untuk mencoba sesuatu yang baru, bahkan dalam masa-masa yang kompleks dan sensitif dan untuk kami hal itu adalah Paris,” tulis Schultz dalam sebuah posting.

Menurut Facebook, 360 juta pengguna menerima notifikasi dari teman dan keluarga mengikuti peristiwa serangan di Paris.

Zuckerberg berkata Facebook sekarang secara akfit mengembangkan sebuah kebijakan untuk fitur Safety Check untuk mematikan fitur itu digunakan dalam cara paling berguna. “Hilangnya nyawa manusia di mana pun adalah sebuah tragedi dan kami berkomitmen untuk melakukan bagian kami untuk menolong orang-orang dalam situasi-situasi seperti itu,” tulis Zuckerberg kemarin. “Jangan sampai sejumlah kecil ekstremis membuat Anda pesimis terhadap masa depan kita,” tambahnya.

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge