0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Curah Hujan di Soloraya Tinggi Waspada Banjir

ilustrasi (merdeka.com)

Sukoharjo — Curah hujan di wilayah Soloraya pada awal musim penghujan ini cukup tinggi, sehingga debit air di Sungai Bengawan Solo mulai naik sekitar satu meter. Meskipun belum mengkhawatirkan, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mulai mengecek kondisi 40 pintu air yang berada di Solo dan Sukoharjo.

“Semalam saja hujan cukup deras, mengakibatkan debit air yang semula surut naik sekitar satu meter, sehingga kita mulai mengecek kondisi pintu air dan rumah pompa untuk memastikan kondisinya siap saat dibutuhkan,” kata koordinator operartor rumah pompa Langenharjo, Purwoko, Kamis (19/11).

Keberadaan rumah pompa ini sangat membantu warga yang berada di daerah banjir, seperti di Kecamatan Grogol Sukoharjo dan Joyontakan Solo. Diharapkan sejumlah titik rawan banjir seperti di Kecamatan Mojolaban juga ada rumah pompa untuk menyedot air luapan sungai saat musim hujan.

Di Kecamatan Mojolaban sendiri ada empat lokasi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir saat musim penghujan tiba. Desa Tegalmade, Gadingan, Plumbon dan Laban hampir bisa dipastikan tergenang air jika sejumlah daerah di Soloraya hujan dengan intensitas tinggi.

“Kita sudah perintahkan perangkat desa di sejumlah titik rawan kebanjiran, untuk bersiap-siap. Karena bulan-bulan ini, terbilang rawan sungai meluap, mengingat intensitas hujan yang terjadi di kawasan Solo Raya, cukup tinggi,” tandas Camat Mojolaban, Basuki Budi Santosa.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge