0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buruh Tuntut PP No 78 Tahun 2015 Dicabut

timlo.net/heru murdhani

Demo PP 78 tahun 2015

Solo — Ratusan buruh dari berbagai perusahaan di Solo menuntut pemerintah untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Mereka menilai PP 78 tersebut sangat merugikan buruh.

“Secara sistematis peraturan itu telah merugikan kami kaum buruh. Kita minta kepada presiden Jokowi untuk mencabut peraturan tersebut,” ungkap koordinator aksi, Slamet Riyadi, kepada wartawan di sela-sela unjuk rasa, Kamis (19/11).

Aksi yang digelar di kawasan bundaran Gladak tersebut, para buruh menegaskan, PP 78 itu hanya mengalihkan perhatian, dari tuntutan buruh untuk kenaikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Buruh mengajukan tuntutan KHL dari 60 item, menjadi 84 item.

“Kebutuhan kami semakin banyak, maka nasib para buruh ini juga harus diperjuangkan hingga tuntas,” tegasnya.

Mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. Selain itu jika tuntutan itu tidak segera ditindaklanjuti para buruh juga akan melakukan aksi mogok kerja nasional pada 24-27 November mendatang.

Aksi ini juga diwarnai dengan longmarch dari bundaran Gladak menuju Balaikota Solo. Usai menggelar aksinya, para buruh kembali ke Gladak, dan membubarkan diri dengan tertib.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge