0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Tanggapan Panwaslu Soal Selebaran Provokatif

timlo.net/aditya wijaya

Selebaran yang menyerang salah satu paslon di Klaten

Klaten — Sejak dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Klaten menemukan 11 temuan pelanggaran. Disisi lain, Panwaslu belum menerima laporan resmi dari pihak-pihak pasangan calon (paslon) yang merasa dirugikan.

“Untuk temuan dari kami ada 11, baik dari tingkat PPL hingga Panwascam. Namun untuk laporan pelanggaran yang diajukan ketiga paslon sama sekali belum ada alias nihil,” ungkap Ketua Panwaslu Klaten, Wandyo Supriyatno, Kamis (19/11).

Ditanya laporan mengenai selebaran provokatif yang menyudutkan salah satu paslon perempuan, Wandyo telah mendengarnya. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan dengan selebaran yang beredar di daerah Wedi tersebut.

Dikatakannya, sepanjang tidak ada laporan resmi dan tertulis dari pihak yang dirugikan, Panwaslu tidak bisa menindaklanjuti indikasi black campaign. Dia justru menduga selebaran tersebut sengaja disebar oleh tim paslon untuk menuai simpati dari masyarakat.

“Saya sudah dengar ada selebaran itu di daerah Wedi. Bisa jadi itu memang untuk menyudutkan paslon lain atau malah sengaja dibuat paslon tertentu untuk memperoleh simpati. Kan enggak apa-apa saya mencaci maki diri saya sendiri biar diperhatikan dan dikasihani masyarakat,” kata Wandyo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge