0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menolong Motor Mogok, Wahyu Malah Kehilangan Motor

Ilustrasi bawa kabur motor

Sragen – Modus pencurian dengan berpura-pura kendaraan mogok mulai muncul lagi di Sragen. Kali ini yang menjadi korban adalah Wahyu Kurnia (14), seorang pelajar yang masih duduk di sebuah SMP di Kecmatan Mondokan. Akibat dikelabui oleh orang yang belum dikenalnya, Wahyu kehilangan sepeda motor yang masih gres.

“Sepeda motor korban dibawa kabur pelaku dan tidak kembali hingga kasus ini dilaporkan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Ari Wibowo, Kamis (19/11).

Kejadian itu berawal ketika korban, Wahyu, sepulang dari sekolah pada Rabu (18/11) sekira pukul 12.00 WIB dengan mengendarai Suzuki FU Nopol AD 3812 AKE. Di tengah jalan dia ketemu dengan korban yang mengaku sebagai pelajar SMK di Grobogan, bernama Riski (17). Saat itu pelaku sedang menuntun sepeda motornya karena mogok. Pelaku kemudian berpura-pura minta tolong kepada korban untuk mendorong kendaraannya.

Oleh korban pun ditolong dan kendaraannya didorong hingga berhenti di depan rumah seseorang bernama Wagiyo, warga Dukuh Pilangsari, Kecamatan Gesi. Di tempat itu kemudian pelaku meminta korban meminjamkan motornya, dengan alasan untuk menjemput adik pelaku yang sekolah di SMP Negeri 1 Gesi.

Tanpa rasa curiga korban pun merelakan motornya dibawa pelaku. Namun setelah ditunggu hingga sore hari ternyata pelaku tidak pernah kembali. Sadar telah ditipu, korban akhirnya pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gesi.

“Akibat kejadian itu korban melapor ke Polsek Gesi. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta,” kata Saptiwi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge