0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembuang Bayi Divonis Lebih Berat Dari Tuntutan JPU

timlo.net/achmad khalik

Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Yuliantara P saat menunjukkan bayi yang ditemukan warga disebuah lahan kosong dikawasan Pucang Sawit, Jebres, Solo beberapa waktu lalu.

Solo — Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa pembuangan bayi. Siti Juwariah divonis satu tahun 10 bulan penjara. Pasangan gelapnya Guntur Santoso dengan hukuman satu tahun lima bulan penjara. Vonis ini lebih berat daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) satu tahun penjara.

“Hukuman hakim lebih berat, mengingat tindakan yang dilakukan sangat keji dan tidak manusiawi yakni membuang anak darah dagingnya sendiri,” kata JPU, Tukiyem, saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri Solo, Kamis (19/11) siang.

Mengingat hukuman hakim terlalu tinggi dari tuntutan JPU, lanjut Tukiyem, hakim yang diketuai oleh Sinuraya memberikan waktu selama tujuh hari kepada terdakwa untuk melakukan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Kasus ini bermula pada ketika bayi malang berjenis kelamin laki-laki hasil hubungan gelap Siti Juwariah (31) warga Kampung Jlegi RT 02/ RW 01 Kecamatan Kutowaringin, Kabupaten Kebumen dengan pria bernama Guntur Santoso (39) warga Dedegan RT 02/ RW 03 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo dibuang di Kampung Pucang Sawit RT 04/ RW 01 Kelurahan Jebres, Solo pada Minggu (26/7) silam.

Tersangka Siti nekat membuang bayinya tersebut lantaran malu dengan bayi haram yang dilahirkan. Sebelum membuang buah hatinya ini, Siti sempat menghubungi Guntur terkait anak hubungan gelap yang telah ia lahirkan. Namun, Guntur nampaknya enggan untuk memelihara anak tersebut. Hingga akhirnya, Siti nekat untuk membuang bayi yang belum genap berusia sehari tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge