0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lulusan Teknik Sipil Perlu Uji Kompetensi

Dekan Fakultas Teknik UNS, Solihin (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS), Solihin menyatakan, uji kompetensi perlu bagi lulusan Teknik Sipil Teknik untuk mendapatkan sertifikasi.

“Artinya lulusan strata satu setelah mendapatkan gelar Sarjana Teknik, juga memiliki sertifikat,” jelas Solihin kepada Timlo.net, di sela-sela Konferensi ICRMCE 2015, di Hotel Sahid Raya Solo, Kamis (19/11).

Sebab lulusan Teknik Sipil, kata Solihin, masih hanya menguasai teori. Kalaupun ada kerja praktek masa kuliah, itu hanya sebentar. Untuk mendapatkan keahlian atau keterampilan perlu waktu. Keahlian itu memang musti diperoleh sebelum mengikuti uji kompetensi.

Oleh karena itu, kata Solihin, lulusan sarjana teknik untuk melengkapi sertifikat agar melakukan uji kompetensi. Sehingga ketika mereka memasuki dunia kerja khususnya konstruksi sudah mempunyai sertifikat.

Solihin mengatakan, saat ini pengelola uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Tidak saja uji kompetensi bagi badan usaha jasa konstruksi tetapi juga tenaga konstruksi.

Namun demikian uji kompetensi bagi lulusan Teknik Sipil, kata Solihin, hingga saat ini belum dilakukan. Tetapi dalam waktu dekat mesti terealisir.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge