0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Klaten Angkat Dawet Bayat

Pelatihan pembuatan dawet Bayat (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —┬áMengikuti jejak angkringan atau warung HIK yang menjadi ikon kuliner khas Klaten, Pemkab Klaten melalui Komunitas Tanggap Bencana (KTB) menggelar pelatihan pembuatan dawet khas Bayat, Rabu (18/11).

“Pemkab Klaten mendukung penuh pelatihan pembuatan dawet Bayat karena dapat menjadi sarana untuk menyediakan lapangan pekerjaan,” kata Bupati Klaten dalam sambutannya.

Pelatihan pembuatan dawet khas Bayat tersebut diikuti 500 warga berlangsung di Desa Kebon, Kecamatan Bayat yang dipandu oleh tokoh penjual dawet Bayat, Wardi.

Adapun materi pelatihan pembuatan dawet meliputi bahan dan alat yang dibutuhkan, cara pembuatan cendol dan cara pembuatan juruh. Pada pelatihan itu panitia juga menyediakan dawet Bayat yang siap saji serta praktek langsung pembuatan cendol.

“Setelah pelatihan ini, kami akan memberikan bantuan modal khususnya bagi warga yang benar-benar serius untuk menekuni usaha berjualan dawet khas Bayat,” janji Sunarna.

Mengenai pemasarannya, kata Sunarna, masih cukup banyak untuk tempat penjualan dawet Bayat. Misalnya sepanjang Jalan Raya Yogya-Solo atau berjualan di tempat-tempat strategis di Kabupaten Klaten, sehingga tentang pemasaran dawet Bayat masih sangat terbuka lebar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge