0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Honor Karyawan Museum Radyapustaka Belum Dibayar

doktimlo.net/dhefi
Museum Radya Pustaka Solo (doktimlo.net/dhefi)

Solo —┬áDana hibah Museum Radyapustaka termin ketiga dari Pemerintah Kota Solo belum cair. Hal ini berimbas pada terhambatnya operasional museum tertua di Indonesia tersebut.

“Akibatnya honor karyawan yang semestinya mereka terima awal bulan lalu pun belum dibayarkan. Selama ini, selain empat pengurus komite dan dua penasehat museum, kami juga memberi honor kepada sembilan karyawan.” ungkap Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Purnomo Subagyo, beberapa waktu lalu.

Purnomo menjelaskan, tahun ini pihaknya mendapatkan dana hibah senilai Rp 400 juta dan dicairkan dalam tiga termin. Persentase pencairannya adalah 40 persen (termin pertama), 20 persen (termin kedua) dan 20 persen (termin ketiga). Namun dana termin ketiga yang harusnya cair bulan Oktober lalu belum diterima sampai sekarang.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Eny Tyasni Susana saat dihubungi melalui telepon mengatakan, belum cairnya dana hibah tersebut lantaran pihak museum belum menyerahkan persyaratan administrasi. Dia menyebutkan persyaratan administrasi yang dia terima saat ini masih terdapat beberapa kesalahan dan harus diperbaiki.

“Masih belum menyerahkan syarat, dan syarat yang selama ini dikumpulkan salah. Mereka harus menyusun lagi syarat administrasi, setelah itu akan kita laporkan kepada walikota,” kata Eny, Kamis (19/11).

Eny menyebutkan, dirinya belum bisa memastikan perihal pencairan dana tersebut. Lantaran itu merupakan kebijakan Walikota.

“Kalau sudah lengkap administrasinya, saya juga belum tahu kapan cairnya, kan itu kebijakan Walikota,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge