0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemda Harus Selektif Memberikan Ijin Industri

timlo.net/setyo pujis

Kasubdit Fasilitas Sekunder Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Henry Rombe (dua dari kiri) saat menyampaikan materi dalam acara sosialisasi percepatan layanan perijinan

Solo – Keberadaan industri baru dalam suatu kawasan tidak selamanya berdampak positif dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu sejumlah kalangan meminta pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam mengeluarkan ijin usaha.

“Banyak kasus di lapangan, dengan adanya industri baru disebuah kawasan sentra usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) justru memunculkan persaingan yang tidak sehat,” ujar Sekretaris Asephi Soloraya, Sumartoyo dalam acara sosialisasi Percepatan Pelayanan Perijinan di Ramayana Resto, Solo, Rabu (18/11).

Dirinya mencontohkan, seperti misalnya di Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo dan Juwiring Klaten. Di kawasan sentra UMKM tersebut setelah berdiri industri baru, banyak pelaku UMKM yang hampir gulung tikar karena kesulitan mencari tenaga kerja.

“Banyak tenaga kerja dilokasi setempat yang kesedot ke Industri, karena gaji yang ditawarkan lebih besar serta kebutuhan tenaga kerja lebih banyak. Jika kondisi ini dibiarkan tentu akan memperburuk perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit Fasilitas Sekunder Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Henry Rombe menyampaikan jika masukan tersebut sangat bermanfaat untuk menyaring investor asing saat ingin masuk ke Indonesia.

“Sementara ini jika ada investor asing yang akan masuk ke daerah, kita selalu berkoordinasi dengan pemda setempat, sehingga jika tidak dapat memberikan manfaat kepada masyarakat tentu tidak akan berikan ijin tersebut,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge