0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kampanye Pilkada Solo ’Sepi’, Dua Paslon Gunakan Metode Sama

Ilustrasi Pilkada

Solo – Kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo kali ini dipastikan bakal lebih ’sepi’. Dua pasangan calon walikota dan wakil walikota Solo memutuskan tidak menggelar kampanye terbuka. Kedua pasangan calon sama-sama memilih kampanye door to door.

“Hasil rapat tim AFi (Anung-Fajri), kami tidak menggelar kampanye terbuka. Selain kurang memberi manfaat, tidak efeisien dan juga tidak tepat sasaran. Selain itu biayanya juga besar,” kata Sekretaris Tim Pemenangan AFi, Supriyanto saat dihubungi Timlo.net, Rabu (18/11).

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan awal masa kampanye, Tim AFi mengungkapkan bakal memanfaatkan jadwal kampanye terbuka yang diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. Pasangan nomor urut 1 ini berencana mendatangkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Supriyanto melanjutkan, kepastian membatalkan rencana menggelar kampanye terbuka juga didasarkan pada kemungkinan terjadinya gesekan. Tim AFi kemudian mengalihkan kampanye terbuka pada kampanye door to door dengan melibatkan 1000 relawan. Relawan-relawan itu direkrut dari luar unsur partai pendukung AFi.

“Saat ini (kampanye door to door) sudah berjalan. Kami teruskan paling tidak sampai tanggal 4 (Desember),” ujar dia.

Sementara, pasangan petahana, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo sejak awal memastikan tidak menggelar kampanye terbuka. Pasangan yang diusung PDIP ini memilih menggunakan kampanye door to door dengan mengoptimalkan kader-kader di tingkat ranting.

“Tidak kurang dari 22 personil di tempatkan di tiap TPS (tempat pemungutan suara). Terdiri dua saksi, dua, tujuh kader juang, tujuh regu penggerak pemilih, empat pemuda moncong putih dan dua satgas,” beber Ketua Tim Pemenanangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo, Putut Gunawan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge