0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uji Kompetensi Siswa SMK Tidak Wajib, Tetapi…

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua LSP P1 SMKN 6 Solo, Maria Irene Karyani (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Uji kompetensi siswa yang beberapa hari belakangan ini dilangsungkan bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) memang tidak wajib diikuti.

“Tetapi penting sebagai nilai plus bagi lulusan SMK ketika memasuki dunia kerja,” jelas Ketua LSP P1 SMKN 6 Solo, Maria Irene Karyani kepada Timlo.net, di SMKN 6 Solo, Rabu (18/11).

Maria mengatakan, nantinya setelah lulus, siswa SMK selain mengantongi ijazah sekolah, juga memiliki sertifikat kompetensi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Sertifikat kompetensi BNSP menjadi nilai plus bagi lulusan untuk bisa bersaing di dunia usaha dan dunia industri. Apalagi menghadapi ketatnya persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah pasti diberlakukan mulai akhir 2015 ini.

“Kalau nggak ikut, lulusan hanya bawa ijazah sekolah saja,” ujarnya.

Menurut Maria, uji kompetensi bagi SMK bidang Bisnis Manajemen untuk Program Studi (Prodi) Akuntansi mengujikan lima unit, yaitu penyusunan laporan keuangan, memroses buku besar, memroses entri jurnal, prinsip profesional, dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge