0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencurian Bilik Dilakukan Siang Hari, Polisi : Ada Kejanggalan

timlo.net/agung widodo

Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo didampingi Wakapolres Kompol Yudy Arto Wiyono (kiri) saat menggelar keterangan pers pencurian bilik suara KPU di Mapolres Sragen, Senin (16/11).

Sragen – Polres Sragen terus melakukan pendalaman terhadap kasus pencurian ribuan bilik suara KPU. Kendati sudah ada empat pelaku yang berhasil diringkus, namun polisi terus menggali informasi pencurian yang dinilai ada kejanggalan tersebut. Pasalnya tersangka utama melakukan aksinya pada siang hari tanpa merasa kawatir sedikitpun.

“Itulah yang sedang kita gali. Kalau dilakukan di siang bolong dengan tenang dan tanpa kecurigan masyarakat. Dengn santainya mengangkut bilik suara ke dalam truk,” kata Wakapolres Sragen, Kompol Yudy Arto Wiyono kepada wartawan, Selasa (17/11).

Dari kejanggalan itu pihaknya terus melakukan pendalaman. Termasuk pemeriksaan terhadap saksi-saksi akan terus dikembangkan. Apalagi ketika diperiksa, tersangka utama, Budiman alias BHW (43), selalu memberikan keterangan yang berubah-ubah.

“Dari pemeriksaan, keterangan yang disampaikan B ini selalu berubah-ubah. Esuk dele sore tempe (pagi kedelai, sore tempe),” ujarnya.

Sejauh ini tersangka kasus pencurian bilik tersebut memang hanya empat orang orang, selain B, tiga orang lainnnya adalah Supriyanto alias P (43), warga Brojol RT 01, Desa Karang, Karangpandan, Karanganyar; A (65), warga Cepogo, Boyolali yang berperan sebagai penadah barang curian serta S alias B (34), warga Klebakan, Desa Mojokerso, Kecamatan Kedawung, Sragen yang berperan sebagai perantara penjualan barang hasil curian.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge