0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komite Sekolah Belum Optimal

Solo – Koordinator Program Pendidikan Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK), Muhammad Histiraludin menyatakan, hingga saat ini kinerja Komite Sekolah belum optimal.

“Hal itu berdasarkan hasil penelitian Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) dan Masyarakat Peduli Pendidikan Surakarta (MPPS) 2014-2015,” ungkap Histiraludin di depan peserta Diskusi Publik yang digelar YSKK, di Solo, Selasa (17/11).

Histiraludin mengemukakan, sejumlah fakta hasil penelitian di beberapa wilayah, yaitu Jawa Tengah, Jogja, Banten, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), terungkap Komite Sekolah lebih banyak berfungsi sebagai pemberi dukungan sekolah. Terutama dalam hal mengorganisasi dukungan dana.

Selain itu, masih banyak Komite Sekolah yang tidak memahami kelembagaannya terkait syarat-syarat, pemilihan, masa jabatan, perioisasi atau masa jabatan seseorang menjadi Komite Sekolah.

Sebagian besar proses pembentukan pengurus Komite Sekolah belum demokratis. Hal itu menyebabkan minimnya partisipasi orang tua dan masyarakat. Bahkan sebagian besar Komite Sekolah justru tunduk dan lebih banyak merepresentasikan kepentingan pemerintah dan sekolah, daripada kepentingan orang tua atau wali murid dan masyarakat.

Padahal, keberadaan Komite Sekolah relevan sebagai pilar penting dan wajib dalam mengoptimalkan peran serta masyarakat. Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang (UU) No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge