0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prajurit Kodim Harus Mahir Menembak

Pelatihan menembak prajurit Kodim 0725/Sragen di Lapangan Tembak Kurusetra Batalyon 408/Suhbrsta, Selasa (17/11) (doktimlo.net/agung widodo)

Sragen – Anggota Kodim 0725/Sragen melakukan latihan menembak senjata jenis ringan. Latihan ini terus dilakukan prajurit TNI untuk lebih meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dari masing-masing prajurit.

“Tujuannya untuk meningkatkan dan memelihara serta meningkatkan kemampuan menembak bagi prajurit, sehingga tetap terjaga keahliannya” kata Pasi Ops Kodim 0725/Sragen, Kapten Arh Yah In Man mewakili Dandim, Letkol Inf Denny Marantika di sela-selam pelatihan di Lapangan Tembak Kurusetra Batalyon 408/Suhbrsta, Selasa (17/11).

Dijelaskan, seluruh anggota Kodim diberi pelatihan menembak dengan mengggunakan dengan senjataringan SS I dan Pistol FN-46. Ada tiga cara sikap menembak dengan senjata ringan laras panjang SS I jarak 100 meter, di antaranya sikap tiarap, jongkok dan berdiri. Sedangkan untuk menembak senjata laras pendek Pistol FN-46 sikap berdiri jarak 10 meter.

Menurut Yah In Man, kendati mereka bukan sebagai satuan tempur dan hanya bertugas di wilayah teritoril, namun kemampuan menembak tetap harus selalu dilakukan.

“Menembak merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge