0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyolong Listrik, Kades Purworejo Didenda Rp 19 Juta

dok.timlo.net/agung widodo
Pamsimas (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Rayon Sumberlawang mengungkap adanya pencurian listrik yang dilakukan Kepala Desa Purworejo, Kecamatan Sumberlawang, Ngadiyanto. Aksi itu diketahui saat pihak PLN melakukan inspeksi mendadak di tempat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Desa Purworejo, Senin (16/11).

“Sudah kita cek ke lapangan langsung dan ternyata benar ada pencurian listrik yang digunakan utuk menghidupkan daya pada Pamsimas. Kita juga sudah tanyakan ke Kades, itu sudah berlangsung selama enam bulan,” kata Manajer UPJ PLN Rayon Sumberlawang, Yudi Lisbriyanto kepada wartaewan, Selasa (17/11).

Yudi mengungkapkan, modus yang dilakukan Kades Purworejo untuk mencuri listrik adalah dengan memasang alat KWH di tempat Pamsimas. Namun ternyata KWH tersebut hanya digunakan untuk melakukan penerangan. Sedangkan tenaga listrik yang digunakan untuk menggerakkan mesin Pamsimas tidak berasal dari KWH, melainkan mencuri dengan cara langsung menyambungkan dari kawat liustrik.

“Alat KWH meternya memang resmi dari PLN. Tapi ternyataa itu hanya untuk mengelabuhi dan menghidupkan penerangan. Tapi daya untuk menghidupkan Pamsimas mencuri langsung dari jaringan atas,” jelas Yudi.

Atas bukti itu, Ngadiyanto selaku pengelola Pamsimas bakal mendapatkan sanksi dan denda sebesar Rp 19 juta. PLN UPJ Sumberlawang sendiri mengancam bakal membawa kasus tersebut ke ranah hokum, kalau denda tidak dibayarkan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge