0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SMA/SMK di Sragen Bakal Diambil Alih Provinsi

(dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen terus melakukan pendataan aset dan guru seluruh SMA dan SMK Negeri. Hal ini dilakukan sebagai persiapan peralihan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK kepada Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Jawa Tengah.

“Dalam amanat Undan-undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah  disebutkan, kewenangan penyelenggaraan pendidikan menengah berada di tangan pemerintah provinsi yang juga kepanjangan tangan pemerintah pusat,” kata Sekretaris Disdik Sragen, Suwardi kepada wartawan, belum lama ini.

Suwardi menjelaskan, meski kewenangan itu dimulai tahun depan, tapi hingga kini baik Peraturan Pemerintah (PP) atau Peraturan Menteri (Permen) sebagai petunjuk teknis belum ada. Sambil menunggu terbitnya PP dan Permen tersebut, pihaknya terus melakukan pendataan jumlah aset dan juga guru.

Dikatakan Suwardi, bila SMA dan SMK beralih ke pemerintah provinsi, maka otomatis status gurunya juga menjadi pegawai Pemprov Jawa Tengah dan bukan lagi pegawai Pemkab Sragen. Begitu pula aset SMA dan SMK tidak lagi menjadi aset daerah. Hal ini menurutnya akan lebih baik, karena kemampuan penganggaran keuangan Pemprov Jateng bisa lebih besar bila dibanding Pemkab Sragen.

Berdasarkan data Disdik Sragen, hingga saat ini ada 585 SD baik negeri atau swasta di Sragen, 91 SMP, 24 SMA dan 54 SMK negeri dan swasta.

“Kalau SMA dan SMK beralih status kewenangannya, maka Pemkab Sragen bakal berkonsentrasi kepada pendidikan dasar yakni SD dan SMP,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge