0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terlibat Penjambretan, ABG Divonis 16 Bulan

Pengadilan Negeri Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Terdakwa kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang masih di bawah umur, NAP (17), diganjar dengan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (16/11). Dalam sidang yang digelar secara tertutup tersebut, terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Malki Kura dan kedua orang tuanya.

“NAP divonis 1 tahun 4 bulan,” kata penasehat hukum terdakwa, Malki Kura.

Saat dijatuhkan vonis hukuman, kata penasehat hukum dari Yayasan Atma Solo ini, kondisi terdakwa nampak tegar. Hal tersebut nampak dari raut muka NAP. Berbeda dengan terdakwa, kedua orangtua NAP yang juga turut hadir nampak sedih dengan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim. Padahal, NAP masih menjalani serangkaian sidang lain terkait kasus kejahatan Curanmor di Purworejo, Jawa Tengah.

NAP adalah seorang anak di bawah umur yang terlibat kasus penjambretan di wilayah Pajang, Laweyan, Solo beberapa waktu lalu. Kejadian itu tak hanya membuat korban wanita menderita kerugian Rp 8 jutaan, namun juga membuat beberapa gigi korban patah. Remaja asal Gumpang, Kartasura, ini dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

“Uang dan barang hasil penjambretan sudah dihabiskan semua. Dan anak ini pernah dipenjara. Jadi, memang terbilang berat hukumannya,” terang Direktur Yayasan Atma Solo ini.

Selain Curas, NAP juga menjadi otak pencurian kendaraan bermotor. Bersama rekan-rekannya yang merupakan jebolan dari Lapas Purworejo, dirinya berhasil menggasak puluhan unit kendaraan bermotor.

“Usai vonis ini, NAP kembali menjalani sidang atas kasus lain,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge