0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fasilitas Komplet, Pujasera Popongan Tak Diminati Pedagang

Pujasera Cangakan (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Meski bangunan pusat jajanan serba murah (Pujasera) Popongan selesai dikerjakan namun hingga kini masih terlihat sepi. Sejumlah pedagang kuliner hasil seleksi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM tak kunjung berjualan sampai sekarang. Padahal semua pedagang di awal seleksi pengisi kios sudah menyanggupi bakal berjualan di bangunan berdiri pinggir jalan menuju Mojogendang tersebut.

“Dari 28 pedagang kuliner lolos seleksi, paling-paling hanya tiga saja yang bersedia. Itu pun tidak rutin setiap hari,” kata kepala Disperindagkop dan UMKM, Larmanto, Senin (16/11).

Larmanto mengaku tidak tahu persis alasan pedagang tidak segera membuka lapaknya. Padahal dari segi fasilitas Pujasera Popongan sudah termasuk komplet. Fasilitas utama seperti air dan listrik yang sering dikeluhkan pedagang sudah tersedia. Apalagi didukung lokasi yang strategis di pinggir jalan raya antara Karanganyar Kota ke Mojogedang. Larmanto mengatakan uji coba operasional Pujasera Popongan pada Oktober lalu sebenarnya tak menyisakan cela.

“Dari sisi fasilitas komplit. Semua lampu penerangan dinyalakan sehingga tak terkesan remang-remang di malam hari. Tikar dan kursi untuk pengunjung juga tidak kurang. Apalagi ada petugas keamanan yang siap sedia di lokasi. Kurang apa coba?” lanjutnya.

Ia merasa komitmen para pedagang untuk meramaikan tempat jualannya itu kurang kuat. Mereka seakan tiarap sambil menunggu Pujasera Popongan ramai sebelum memutuskan buka. Sebagian justru beralasan perlengkapan jualan belum siap. Menurutnya, hal tersebut menyandera sikap tegas Disperindagkop karena penggantian calon pengisi kios belum memungkinkan.

“Untuk sementara ini menanti respons para pedagang. Kami sudah menyuratinya berulangkali. Diharapkan November ini bisa bersama-sama buka. Kalau menggantinya dengan orang lain, jangan dulu lah,” katanya.

Ditanya terkait retribusi, Larmanto mengatakan sedianya Pujasera Popongan sudah dapat mengisi kas daerah dari penarikan sewa tempat jualan yang dihitung per meter persegi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge