0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paris Attacks, PP Muhammadiyah : Tidak Boleh Ditoleransi Atas Nama Apa Pun

merdeka.com

Dunia berduka untuk Paris

Timlo.net — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak seluruh kalangan agama untuk bersatu menyikapi insiden serangan berdarah di Paris, Prancis pada Jumat(13/11) lalu.

“Kalangan agama harus bersatu mengutuk perbuatan yang berlawanan dengan nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan yang utama,” kata Haedar di Jakarta, Minggu (15/11).

Haedar mengatakan, Muhammadiyah mengecam keras terjadinya ‘Paris Attacks’ yang menimbulkan ratusan korban itu.

Muhammadiyah yang menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian, kata dia, memandang bahwa tindakan tersebut merupakan perbuatan yang ‘fasad fil-ardl’ atau pengrusakan di muka bumi.

Menurut Haedar, apa pun alasannya, teror terjadi di Paris merupakan perbuatan yang menghancurkan kehidupan sesama.

“Perbuatan yang penuh kekerasan seperti itu tidak boleh ditoleransi atas nama apa pun,” katanya.

Dia mengatakan pesan Allah sangatlah jelas yaitu barang siapa membunuh satu nyawa sama dengan membunuh seluruh umat manusia. Siapa yang menyelamatkan satu jiwa sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia.

“Muhammadiyah juga ikut berduka cita kepada korban dan keluarganya. Semua pihak harus memberi empati kepada keluarga korban sebagai wujud ekspresi kemanusiaan yang damai dan menyelamatkan sebagaimana pesan luhur Islam,” kata dia.

Kelompok apa pun yang berada di balik peristiwa tersebut, lebih-lebih kalau ada yang memakai atribut Islam, lanjut Haedar, sangat tidak bertanggung jawab dan tidak mewakili Islam. Islam tidak mengajarkan kekerasan dan tindakan brutal.

“Semua pihak tidak boleh berasumsi stigma terhadap Islam dan umat Islam. Kepada saudara-saudara kami Muslim di Eropa diharap semakin menjalin komunikasi yang positif dan proaktif dengan berbagai pihak untuk meningkatkan integrasi sosial dengan masyarakat Eropa. Islam itu ‘rahmatan lil ‘alamin’ dan umat Islam harus membela misi damai dan rahmat bagi lingkungannya,” katanya.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge