0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hina Partai Pengusung, Cawali Pekalongan Didemo

merdeka.com

Kampanye PDIP

Timlo.net — Ratusan kader PDIP Kota Pekalongan Jawa Tengah menggeruduk Kantor DPC PDIP setempat di Jalan Jawa, Kota Pekalongan, Jawa Tengah Minggu (15/11). Massa menuntut kepada pengurus partai, agar rekomendasi kepada calon walikota Alf Arslan Junaid (Alex) dan wakil walikota Saelan dicabut.

Massa juga menuntut mengembalikan uang mahar politik yang telah diberikan Alex kepada partai untuk rekomendasi. Karena Alex terbukti telah menghina partai mereka saat menggelar kampanye.

Sebelum datang, para kader melakukan long march dari posko ranting masing-masing di Kota Pekalongan. Dengan membawa atribut partai, spanduk dan poster-poster berisi unek-unek mereka.

Beberapa perwakilan dari setiap posko bergantian memberikan orasi, tepat di markas PDIP Kota Pekalongan.

Bintoro salah satu relawan, menyatakan kesal dengan ucapan Alex yang telah menghina partainya.

“Partai kami disebut partai pecundang, kami juga jengkel kepada pengurus partai. Karena tidak transparan terhadap dana yang diberikan oleh Alex,” ucapnya.

Dia menambahkan, protes ini disebabkan pernyataan Alex yang mengatakan, dalam pilkada kali ini, dirinya hanya didukung partai-partai kecil. Alex juga mengklaim, popularitasnya didapat karena usahanya sendiri bukan dukungan partai.

Alex diketahui memberikan mahar politik dengan total Rp 3,91 Miliar agar mendapat rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilkada Kota Pekalongan.

Biaya Rp 1 Miliar diberikan saat meminta rekomendasi PDIP, serta sisanya untuk mengawal agar bisa direkomendasikan oleh DPP PDIP.

“Kami memintas agar Alex meminta maaf pada kader dan simpatisan. Serta meminta pengurus mengembalikan uang haram tersebut,” tegas Bintoro.

Setelah puas berorasi, massa melakukan penyegelan pada kantor tersebut. Kemudian massa berangsur bubar menuju pos ranting masing-masing.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge