0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Ingin Kehilangan Hak Pilih, Pendidikan Bela Negara Berkurang Sepekan

timlo.net/achmad khalik

Peserta bela negara asal Solo berangkat dengan menggunakan kendaraan truk dari Kodim 0735/Solo

Solo — Pelaksanaan bela negara bagi warga sipil dipersingkat satu minggu dari jadwal sebelumnya selama sebulan. Pasalnya, jika dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan tanggal keberangkatan, Minggu (15/11) ini maka dikhawatirkan para peserta akan kehilangan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanggal 9 Desember mendatang.

“Perintah dari pusat, pelaksanaan sekitar tiga minggu saja. Waktu yang ditentukan lebih pendek dari sebelumnya yang jadwalnya selama satu bulan. Kemungkinan, ini dilakukan supaya masyarakat tidak kehilangan hak pilih dalam Pilkada nanti,” terang Dandim 0735/ Solo, Letkol Crisbianto Arimurti sesaat sebelum keberangkatan para peserta bela negara di halaman Kodim setempat, Minggu (15/11).

Perwira menengah berpangkat melati dua di pundak ini mengatakan, rencananya para peserta bela negara akan ditempa di kawasan Kaliurang, Yogjakarta. Dalam prosesnya, para peserta akan dibekali sejumlah pengetahuan tentang baris-berbaris, kedisiplinan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan masih banyak yang lain. Diharapkan, usai mengikuti program dari Kementerian Pertahanan tersebut peserta dapat menyebarkan dan mengajarkan apa yang telah mereka miliki kepada masyarakat.

“Mereka akan berkumpul di Jogja. Bukan di Rindam IV Diponegoro seperti kemarin,” kata Dandim.

Disinggung jumlah peserta asal Solo yang ikut terlibat dalam program bela negara tersebut, Dandim mengaku ada dua peserta yang mengundurkan diri lantaran telah diterima bekerja. Meski begitu, pihaknya tidak mempermasalahkan pasalnya kedua orang tersebut telah melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

“Total peserta saat ini 20 orang yang berangkat. Menurun, dari jumlah sebelumnya 22 orang. Tadi pagi sudah melapor. Kami juga tak bisa memaksa,” ujar Dandim.

Sementara, salah seorang peserta Lilik Haryono (42) mengaku bangga dapat mengikuti program bela negara. Dirinya berharap supaya kali ini dapat benar-benar terealisasi.

“Pastinya bangga bisa ikut bela negara program pertama,” papar pria yang juga ketua RT. 06/ RW 07 Banyuanyar, Banjarsari tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge