0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persipur Sesalkan Teror Suporter Persis Solo

timlo.net/aryo yusri atmaja

Pemain Persipur, Toni Suhartono (merah) saat terjadi kericuhan dengan suporter di turnamen Plumbon Cup 2015

Karanganyar — Persipur Purwodadi tersingkir di babak semifinal turnamen Plumbon Cup 2015, usai kalah 0-2 dari Persis Solo, Jumat (13/11) sore. Pelatih Persipur, Wahyu Teguh menyesalkan teror suporter Persis Solo kepada para pemainnya.

“Kami kecewa dengan ulah penonton yang seperti itu. Saya tadi protes ke wasit dan Pengawas Pertandingan, pemain saya diteror seperti itu. Teror penonton seperti itu sangat berlebihan. Imbasnya, mental pemain kami terganggu sampai laga selesai,” ujar dia.

Dalam laga Persipur kontra Persis Jumat sore, terjadi insiden nyaris baku hantam antara pemain Persipur, Toni Suhartono dengan pendukung Persis di babak pertama.

Melubernya penonton yang merembet hingga nyaris di garis lapangan, serta teror dari suporter Persis. Pemain Persipur, Toni Suhartono yang bermain menyisir lapangan sisi timur, terlihat berkelahi dengan pendukung Persis Solo. Beruntung pihak keamanan langsung sigap meredakan kericuhan.

Terlepas dari teror penonton, Wahyu mengaku timnya sebenarnya bermain baik dan mampu mengimbangi Persis Solo. Hanya saja diakui Wahyu, Persis lebih baik dalam menyelesaikan peluangnya.

“Kami kalah penguasaan bola, mereka juga memaksimalkan peluang dengan baik. Di babak kedua kami merubah permainan dan mampu mengimbangi. Namun Persis memang tampil lebih baik,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge