0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Belum Turun, BPBD Droping Air Bersih

Ilustrasi kekeringan

Wonogiri – Droping air bersih di Wonogiri selatan masih dilakukan pemerintah melalui BPBD Wonogiri. Penyebabnya wilayah tersebut sampai saat ini belum turun hujan. Embung, waduk dan tandon sejauh ini masih kering.

“Untuk mencukupi kegutuhan air, masyarakat kami masih tetap harus membeli dengan harga Rp 150.000 hingga Rp 170.000 per tangki ukuran 5.000 liter,” kata Kepala Desa (Kades) Song Bledeg Kecamatan Paranggupito, Sutoto, Jumat (13/11).

Namun, sejak dua pekan terakhir warga telah menanam benih padi di lahan mereka. Utamanya padi gogo rancah, dan ketika musim hujan diharapkan segera tumbuh.

Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, dropping air masih dilakukan ke sejumlah desa.

“Kita masih lakukan droping air, seperti ke desa Petirsari Kecamatan Pracimantoro,” katanya.

Dikatakan, puluhan telaga, embung, tandon dan waduk di wilayah Wonogiri selatan masih mengering. Dari pantauan BPBD hanya dua embung di wilayah kecamatan Giritontro yang masih terlihat ada air. Termasuk, penampungan air hujan (PAH) milik umum juga telah mengering.

“Cuaca di wonogiri sebagian besar masih berawan, arah dan kecepatan angin permukaan dari utara ke selatan selatan 5 sampai 25 km perjam dengan suhu berkisar 24 – 33 derajat celsius, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge