0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Letnan Muda Sudjiran Diakui Sebagai Pejuang 45

timlo.net/aditya wijaya

Istri Letnan Muda Sudjiran, Sukini, mengalungkan bunga dimakam suaminya

Klaten – Satu lagi putra asli Klaten diakui sebagai pahlawan pejuang 45. Dia adalah Almarhum Letnan Muda Sudjiran Hadi Prayitno. Penyematan sebagai pahlawan ini ditandai dengan pemancangan bambu runcing di atas pusara almarhum di TPU Kali Kuning, Desa Jomboran, Kamis (12/11).

“Kita berkumpul disini untuk melakukan pemancangan bambu runcing berbendera merah putih sebagai tanda kehormatan kepada almarhum Letnan Muda Sudjiran, seorang eksponen 45,” tutur Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Solo, Soedjinto, Kamis (12/11).

Dijelaskan, penghargaan tersebut harus melalui usulan dari keluarga yang diteruskan ke DHC Cabang yang ada di Kota/Kabupaten. Ketika sudah selesai di verifikasi, maka diajukan ke pengurus wilayah DHC 45 di provinsi. Pasalnya, hanya DHC 45 provinsi yang mengeluarkan surat keputusan pemberian penghargaan tersebut.

“Gelar kehormatan ini sebagai bukti fisik bahwa belian (Letnan Muda Sudjiran) telah diakui perjuangan selama mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebenarnya beliau layak dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) dan sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengesahan dari DHC 45 Jateng pada tahun 2014. Tapi karena permintaan keluarganya, akhirnya di makamkan di sini,” jelas Soedjinto.

Berdasarkan keterangan istri Letnan Muda Sudjiran, Sukini, suaminya lahir 22 februari 1922 dan wafat 10 September 2012. Pada 1945 hingga 1946, dia menjadi anggota barisan pasukan gerilya di Timor, Kupang. Berikutnya selama dua tahun (1947-1949), dengan pangkat Kopral I dia bergabung dalam kesatuan Panembahan Senopati di Solo, dan terakhir 1948-1949, kepala kelompok gerilya CSA di Solo.

“Sesuai permintaan bapak (Letnan Muda Sudjiran) yang ingin dimakamkan disini karena tanah kelahirannya. Ya tentu saja senang dan bangga. Karena jasa dan kesetiannya terhadap bangsa dan negara diakui,” ujar Sukini warga Pucang Sawit, Jebres, Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge