0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Laut China Selatan Memanas, TNI Dilarang latihan di Natuna

merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – TNI diminta tidak menggelar latihan militer di sekitar Natuna. Pemerintah menegaskan bersikap netral dalam konflik Laut China Selatan.

“Saya minta TNI Polri sikap kita jelas tidak berpihak ke mana-mana jangan gelar latihan di situ,” kata Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (12/11)

Luhut menegaskan, Indonesia jangan berpihak kepada negara mana pun yang sedang berkonflik dalam Laut China Selatan. Menurutnya, jika konflik Laut China Selatan lebih baik mengedepankan dialog beberapa pihak terkait.

“Kemudian sengketa Laut China Selatan, ini berbahaya trapesium Pulau Natuna. Kita tidak menggelar kekuatan di sana, dialog solusi yang bagus, ke depankan langkah-langkah yang elok,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi mengirimkan 7 kapal KRI ke Natuna guna menjalani patroli laut. Menurut Ade, pengerahan 7 kapal KRI tak terkait konflik Laut China Selatan.

“Itu kan operasi rutin, kita kan dalam 365 hari kegiatan patroli itu kegiatan patroli pengamanan perbatasan, ZTE. Dan juga kegiatan patroli yang berkenaan dengan keadilan di laut, baik di Laut Natuna, Sulawesi, maupun Samudera Hindia. Termasuk yang sudah tergelar berkaitan dengan kerjasama bersama tetangga, patroli koordinasi,” kata Ade Supandi.

Untuk diketahui, situasi di Laut China Selatan makin panas. Ketegangan di Laut China Selatan belakangan memanas seiring kapal perang Amerika Serikat yang melakukan patroli di kawasan itu.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge