0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

JK Ajak Berinvestasi di Pasar Saham

merdeka.com

Jusuf Kalla

Timlo.net – Banyak hal yang menyebabkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi. Resiko di pasar modal kerap menjadi alasan keengganan berinvestasi di bursa saham. Padahal, resiko itu bisa dikelola.

“Saya kira masyarakat kita belum seperti Singapura dan China. Sebagian besar menganggap bursa saham itu untuk masyarakat tertentu yang mengerti, atau mungkin dikotomi atau ditafsirkan berbahaya karena bisa spekulasi,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Kamis (12/11).

Tidak hanya soal pemahaman yang minim seputar investasi, JK melihat ada faktor lain, yakni suku bunga deposito yang masih menggiurkan. Tingginya bunga deposito sangat menarik bagi masyarakat yang mendambakan pendapatan tetap atau fix income.

“Orang lebih memilih comfortable dengan pendapatan tetap yang cukup tinggi,” kata JK.

Untuk itu, selain tetap berkampanye menarik investor masuk pasar saham, perlu diterapkan kebijakan yang membuat masyarakat melirik alternatif pendapatan lain selain deposito perbankan.

“Jadi pilihan orang untuk membeli saham tentu dibutuhkan policy lain bahwa bunga tabungan perbankan juga harus stabil di tempat yang tidak terlalu tinggi sehingga pilihan untuk berinvestasi di sektor saham itu juga mempunyai suatu yang diminati akibat itu,” papar JK.

JK berharap semua pihak, utamanya otoritas bursa untuk memikirkan cara agar investasi di pasar saham lebih menarik ketimbang menyimpan uang dalam bentuk deposito.

“Masyarakat mempunyai pilihan menabung dengan fix income tertentu yang cenderung masih menguntungkan, maka menabung di saham tentu sekaligus menabung dan berinvestasi. Jadi butuh suatu pikiran,” tutur JK.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge