0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPBD Bakal Bangun Posko Bencana di 19 Kecamatan

timlo.net/nanin

Hujan di Boyolali datang lebih awal dari prediksi BMKG

Boyolali — Untuk meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi di daerah bila terjadi bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bakal membangun posko bencana di 19 kecamatan. Posko bencana akan diaktifkan selama musim penghujan.

“Kita gerak cepat sebelum bencana datang,” kata Kepala BPBD Boyolali, Nur Khamdani, Selasa (10/11).

Dijelaskan, pembentukan posko bencana tersebut merupakan langkah cepat dalam menanggapi prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi musim hujan di Boyolali bakal turun pada pekan ketiga bulan November. Namun, kenyataanya hujan sudah mulai turun sejak awal bulan ini.

Ditambahkan, BMKG mulai melihat pergerakan angin dari Salatiga menuju Boyolali. Angin ini berputar-putar, yang kemudian mengancurkan puluhan rumah di Sragen pada Sabtu (7/11).

“Untuk Boyolali merobohkan pohon di wilayah Andong, Kemusu dan Banyudono, beruntung tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Sementara itu, untuk bencana angin ribut hampir di 19 kecamatan di Boyolali memiliki potensi tersebut. Sementara untuk potensi bencana banjir ada di tiga kecamatan yakni Ngemplak, Nogosari, dan Juwangi. Sedangkan potensi tanah longsor ada di Kecamatan Cepogo, Selo, Musuk, dan Ampel.

“Kita juga mewaspadai retakan tanah yang menyebabkan longsor di Klego dan Kemusu,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge