0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apindo Minta Gubernur Kaji Ulang UMK

timlo.net/nanin

pabrik industri

Boyolali — Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah, Senin (9/11) kemarin, telah menetapkan UMK 2016 Kabupaten Boyolali senilai Rp 1.403.500. Sementara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Boyolali, meminta Gubernur lebih bijak menetapkan umk.

“UMK sebesar itu sangat memberatkan bagi perusahaan, harapan kita gubernur bisa lebih bijak,” kata Ketua Apindo, Joko Warsito, Selasa (10/11).

Dijelaskan Joko, penetapan tersebut masih merupakan hasil rakor, sedangkan resminya nanti masih menunggu SK Gubernur. Harapannya ada win-win solution, dimana UMK tidak memberatkan bagi pengusaha namun juga pekerja bisa mendapatkan upah yang layak. Sedangkan untuk saat ini, diakui kondisi perusahaan garmen sedang mengalami penurunan. Dimana order terus menurun.

“Kalau UMK tetap ditetapkan, kita nanti akan lakukan efisiensi, terutama volume pekerjaan dan penghematan biaya energi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Forum Komunikasi Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Boyolali, Wahono, menyambut baik wacana penetapan UMK Boyolali senilai Rp 1.403.500. Pihaknya sangat apresiasi karena kebijakan pemerintah provinsi tidak mengacu pada PP 78/ 2015 tentang pengupahan namun menggunakan Pergub 65/2015 dalam menetapkan UMK.

“Kami minta pengusaha patuh dengan keputusan gubernur,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge