0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembobolan Kios Pasar Gilingan Kerapkali Terjadi, Lurah Pasar : Itu Tidak Benar

timlo.net/achmad khalik

Sejumlah pedagang Pasar Gilingan sedang berbincang dengan awak media

Solo — Peristiwa pembobolan kios di Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Solo kerapkali dikeluhkan oleh pedagang di kawasan tersebut. Sebelum kejadian pencurian yang terjadi pada Selasa (10/11) malam, pedagang mengaku juga pernah terjadi peristiwa yang sama.

“Ini bukan kali pertama terjadi,” kata salah seorang pedagang Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Purwanto (25).

Pencurian tersebut terjadi, lanjut Purwanto, diduga lantaran jumlah personel keamanan yang tak sebanding dengan luas pasar. Sehingga aksi pencurian di kawasan yang terkenal dengan sebutan Pasar Gilingan itu kerapkali terjadi.

“Selain personel, pasar ini juga tidak dilengkapi pintu pengaman semacam terali untuk tiap gangnya. Jadi, pencurinya bisa leluasa masuk kekawasan pasar pada malam hari,” jelasnya.

Sementara, Lurah Pasar Gilingan, Listyanto membantah aksi pencurian kerapkali terjadi di kawasan Pasar Gilingan. Meski begitu, pihaknya mengakui memang terdapat lorong pintu masuk yang belum dipasang teralis. Ia mengaku telah mengusulkan agar segera dibuatkan pintu teralis besi di tiga titik yang menjadi pintu masuk pasar.

“Baru kali ini terjadi. Gak benar itu kalau sudah berulang kali,” tandasnya.

Disinggung personel keamanan yang menjaga kawasan pasar, Listyanto mengaku, setiap 12 jam sekali atau per shift petugas satpam berjaga di pasar dibantu satu pedagang. Jumlah tersebut memang terbilang kurang jika kondisi pasar masih belum ada pintunya seperti saat ini.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengusulkan pemasangan pintu teralis. Disamping itu juga akan memasang Closed-circuit television (CCTV) di 14 titik.

“Saat ini, sudah terpasang instalasinya, tinggal pemasangan CCTV,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge